Penulis Topik: Polisi Suka "Menjebak" Pengendara, Lalu Lintas Makin Macet  (Dibaca 2200 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline rizieq

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 6
    • Lihat Profil
Re:Polisi Suka "Menjebak" Pengendara, Lalu Lintas Makin Macet
« Jawab #3 pada: Juni 16, 2017, 12:25:49 PM »
Jangan mau ditilang sama polisi yang tidak resmi melakukan pemeriksanaan atau razia
Dapatkan Tali lanyard harga murah di Surabaya, datangi saja showroom kami di Tenggilis Mejoyo Selatan X / M03

Offline andry96

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 46
  • WELCOME @ V-RIDERS
    • Lihat Profil
Re: Polisi Suka "Menjebak" Pengendara, Lalu Lintas Makin Macet
« Jawab #2 pada: April 11, 2011, 01:45:21 PM »
Play oper galur,om..anjriiitt kena deehhh..;p
Minta tulung ama chip security kantor 75 rebong melayang.
*Respect Others first*

Offline ADMIN

  • V-RIDERS MC
  • Administrator
  • *****
  • Tulisan: 582
    • Lihat Profil
    • V-RIDERS MC (V-IXION RIDERS INDONESIA)
Polisi Suka "Menjebak" Pengendara, Lalu Lintas Makin Macet
« Jawab #1 pada: April 11, 2011, 12:32:20 PM »

Kapolri Jenderal Timur Pradopo diharapkan segera mengambil tindakan tegas atas maraknya aksi "penjebakan" oleh polisi di jalanan Ibu Kota Jakarta.

Pasalnya, aksi meresahkan ini bukan hanya tidak mendidik, namun juga justru menambah kemacetan baru alih-alih menertibkan kemacetan itu sendiri.

"Kapolri harus segera menertibkan aksi polisi yang suka "menjebak" masyarakat di Jakarta. Seharusnya polisi-polisi itu tidak menjebak, tapi bertugas menertibkan pengendara di simpul-simpul kemacetan dan mengurai kemacetan," kata Ketua Indonesia Police Watch, Neta S Pane, dalam siaran persnya, Minggu (10/4).

Aksi polisi tersebut, imbuh Neta, akhir-akhir ini kian ganas di berbagai jalanan Jakarta. Aparat tersebut biasanya beroperasi di tikungan, pertigaan, lampu merah, di atas flyover, di tengah underpass, dan di pojok-pojok jalur busway.

Neta menambahkan sedikitnya terdapat 25 titik jebakan yang sangat rawan pungli. Berdasarkan pantauan Media Indonesia, titik-titik itu antara lain flyover Galur (Jakarta Pusat), pertigaan Apartemen Palazzo dekat Polsek Kemayoran Jakarta Pusat, Jalan Jenderal Gatot Soebroto Jakarta Selatan, dan jalur busway depan Universitas Trisakti Grogol Jakarta Barat.

Target operasi yang paling banyak ialah pengendara motor. Mereka ada yang 'iseng' memberhentikan pengendara untuk bertanya kelengkapan, namun ada pula, seperti yang diungkap Neta, sengaja 'menunggu' para pengendara yang bandel. Padahal mereka seharusnya mengarahkan para pengendara tersebut sebelum masuk jalur busway atau flyover itu sendiri.

Ironisnya, aksi ini makin marak terjadi di tengah-tengah upaya Polda Metro Jaya melakukan Operasi Simpati.

Neta pun menyayangkan upaya Polri yang terkesan 'kejar setoran' ini karena Polri baru saja ditetapkan mendapat dana renumerasi.

"Untuk itu IPW mendesak Kapolri menurunkan tim khusus untuk menertibkan aksi tersebut," pungkas Neta.

<a href="http://www.mediaindonesia.com/read/2011/04/10/216810/35/5/-Polisi-Suka-Menjebak-Pengendara-Lalu-Lintas-Makin-Macet">sumber[/url]

ada yang punya pengalaman ?  :swt2: